• experience
  • ·
  • 01 Sep 2021

Masjid Jogokariyan: Masjid dengan Saldo Infaq 0 Rupiah


Kredit: Tekno Tempo

    Masjid yang ikonik di Jogja ini berlokasi di kampung Jogokariyan, kecamatan Manjiteron, Yogyakarta. Masjid ini dibangun setelah peristiwa penumpasan G30 S/PKI. Dibangun oleh pengurus Muhammadiyah Ranting Karangkajen sebagai media dakwah untuk memperkuat nilai keislaman para penduduk sekitar masjid, yang mana dulunya Kampung Jogokariyan mendapatkan cap sebagai sarang komunisme. Setelah Masjid ini berdiri, tempat ini menjadi tempat kegiatan organisasi pemuda islam seperti KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) dan juga HMI (Himpunan Masyarakat Indonesia). Perkumpulan pemuda Islam ini dilakukan dalam mencegah paham komunisme di kawasan Kampung Jogokariyan. Seiring waktu berjalan, Masjid Jogokariyan terus berkembang, tak hanya kegiatan yang berkaitan dengan ibadah. Masjid Jogokariyan rutin mengadakan kegiatan sosial seperti pelayanan kesehatan, bantuan kepada warga kurang mampu, puasa bersama dan kegiatan positif lainnya. 

Salah satu keunikan dari Masjid Jogokariyan adalah gerakan saldo infaq nol rupiah yang ditegaskan oleh pengurus masjid. Masjid itu selalu berupaya agar tiap pengumuman saldo infaq habis di nol rupiah, hal ini dilakukan untuk mencegah sakit hati warga sekitar masjid yang kurang mampu  mendengar pengumuman masjid yang berjuta-juta. Demi menjaga saldo tetap nol rupiah, hasil infaq digunakan dengan sebenar-benarnya dan tidak ditimbun sampai jumlahnya banyak. Dengan pengumuman saldo infaq 0 rupiah diharapkan jamaah dapat semangat dalam mengamanahkan hartanya.

Untuk membangun menggerakan  ekonomi, Masjid Jogokariyan menyediakan kamar bagi para musafir yang berbentuk seperti hotel. Para musafir dapat menginap di hotel dengan tarif Rp 150,000 sampai Rp 250,000. Dibentuknya hotel ini awalnya karena banyak musafir yang datang membawa anak dan istri sehingga memerlukan privasi dan disediakan kamar. Selain itu fitur lain dari Masjid Jogokariyan adalah masyarakat sekitar bergotong royong menyiapkan menu buka puasa sehingga jamaah yang berbuka puasa di Masjid Jogokariyan dapat menikmatinya secara gratis.